Lotus Temple: Keajaiban Arsitektur di Tengah Delhi

Lotus Temple buka untuk semua orang, tanpa memandang agama, kepercayaan, atau latar belakang.

Delhi, ibu kota India, dikenal dengan keindahan dan keragaman budayanya yang luar biasa. Salah satu dari banyak tempat ikonik yang menghiasi kota ini adalah Lotus Temple, sebuah kuil Baha’i yang menakjubkan. Terletak di daerah Kalkaji, kuil ini telah menjadi destinasi wisata populer dan simbol perdamaian dan persatuan di seluruh dunia.

Asal-Usul Lotus Temple

Lotus Temple, juga dikenal sebagai Kuil Baha’i, merupakan salah satu dari tujuh Kuil Baha’i di seluruh dunia. Agama Baha’i adalah agama yang menganut prinsip-prinsip persatuan, kesetaraan, dan keragaman. Kuil ini dibangun untuk merayakan prinsip-prinsip ini dan menjadi tempat ibadah bagi penganut Baha’i, serta tempat meditasi dan refleksi bagi semua individu, tanpa memandang agama atau kepercayaan mereka.

Konstruksi Lotus Temple dimulai pada tahun 1980 dan selesai pada tahun 1986. Arsitek terkenal dari Britania Raya, Fariborz Sahba, bertanggung jawab atas desain dan konstruksi bangunan ini. Kuil ini memiliki bentuk yang sangat unik, menyerupai sebutan umumnya, “Lotus” atau teratai. Teratai adalah simbol spiritual penting dalam banyak agama, dan desain kuil ini mencerminkan prinsip persatuan antara beragam agama.

Arsitektur yang Mengagumkan

Lotus Temple adalah contoh arsitektur kontemporer yang menakjubkan. Bangunan ini memiliki sembilan daun teratai yang terbuat dari marmer putih, terlihat seolah-olah mereka sedang mekar. Marmer yang digunakan untuk pembangunan ini berasal dari Rajastan, India, dan memberikan tampilan yang bersinar dan indah.

Salah satu fitur yang paling menakjubkan dari Lotus Temple adalah atap pelindungnya yang terbuat dari bahan non-logam yang transparan. Atap ini dirancang untuk mengekstraksi cahaya matahari sebanyak mungkin, menciptakan interior yang terang dan penuh dengan cahaya alami. Ini memberikan suasana yang damai dan meditatif bagi para pengunjung.

Ruang Meditasi
Di dalam Lotus Temple, pengunjung dapat mengalami suasana yang tenang dan meditatif. Kuil ini memiliki satu ruang utama yang luas dan tanpa kursi atau perlengkapan ibadah lainnya. Ini dimaksudkan untuk menciptakan ruang yang netral, sehingga individu dari berbagai latar belakang agama atau kepercayaan dapat menggunakan kuil ini untuk meditasi, refleksi, atau doa sesuai dengan keyakinan masing-masing.

Lotus Temple buka untuk semua orang, tanpa memandang agama, kepercayaan, atau latar belakang. Ini adalah salah satu aspek yang paling mencolok dari agama Baha’i, yang mempromosikan persatuan dan keragaman. Pengunjung dapat datang kapan saja selama jam operasional dan berada dalam kuil selama mereka menginginkannya, dalam diam dan ketenangan.

Sebuah Destinasi Wisata

Selain menjadi tempat ibadah dan meditasi, Lotus Temple juga menjadi salah satu destinasi wisata paling populer di Delhi. Ribuan orang dari seluruh dunia datang setiap tahun untuk mengagumi keindahan arsitektur kuil ini dan merasakan atmosfer damai yang tercipta di dalamnya.

Di sekitar kuil, terdapat taman yang indah dan kolam dengan air mancur. Pengunjung dapat berjalan-jalan di taman ini, bersantai, atau sekadar menikmati pemandangan yang menenangkan. Selain itu, terdapat pusat informasi di sekitar kuil yang memberikan wawasan lebih lanjut tentang agama Baha’i dan prinsip-prinsipnya.

Kesimpulan
Lotus Temple adalah salah satu keajaiban arsitektur di Delhi dan simbol penting dari persatuan dan keragaman dalam agama Baha’i. Tempat ini menawarkan pengalaman yang damai dan meditatif bagi semua orang yang datang ke sini. Sebagai destinasi wisata yang populer, kuil ini juga menjadi perwakilan yang kuat dari budaya dan nilai-nilai India yang beragam.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *